Text
Pengaruh Rasio Kemandirian, Pembiayaan Utang dan Intergovernmental Revenue Terhadap Pengungkapan Laporan Keunagan Daerah (Survei Pada Pemerintah Kabupaten/ Kota se-Sulawesi Tengah)
ABSTRAK
Rudi Hartono, C 301 08 063, Pengaruh Rasio Kemandirian, Pembiayaan Utang Dan Intergovernmental Revenue Terhadap Pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (survei pada pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah), dibimbing oleh Ridwan selaku pembimbing I dan Moh. Iqbal Bakry selaku pembimbing II.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Rasio Kemandirian, Pembiayaan Utang Dan Intergovernmental Revenue terhadap Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah baik secara parsial maupun secara simultan.
Populasi dan sampel penelitian sebanyak 11 Pemerintah Daerah dengan periode penelitian selama 3 tahun (2010 – 2012). Data yang digunakan adalah data sekunder berupa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dan data lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan uji F dan uji t untuk pengujian hipotesis.
Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan rasio kemandirian, pembiayaan utang dan intergovrnmental revenue berpengaruh berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan LKPD,secara parsial rasio kemandirian berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan LKPD sedangkan pembiayaan utang dan intergovernmental revenue terbukti tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengungkapan LKPD.
Untuk penelitia selanjutnya, sebaiknya dapat meneliti tingkat pengungkapan wajib LKPD berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan yang diatur dalam Peraturan Pemerintahan No. 71 Tahun 2010 Tentang Akuntansi Berbasis Akrual Penuh jika sudah diterapkan dalam Pemerintahan.
Kata kunci: Rasio Kemandirian Daerah, Pembiayaan Utang, intergovernmental Revenue dan Tingkat Pengungkapan LKPD
Tidak tersedia versi lain