Text
Peran Penyuluh Pertanian dalam Kinerja dan Produksi Kelompok Tani Padi Sawah di Desa Sopu Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi
ABSTRAK
ADRIAN C 101 11 078, Peran Penyuluh Pertanian Dalam Kinerja Dan Produksi Kelompok Tani Padi Sawah Di Desa Sopu Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi. Yang dibimbing oleh Pembimbing I H. Armin Muis SE. MP dan Pembimbing II Nurnaningsih, SE.ME
Penelitian ini pada hakekatnya perencanaan untuk mengetahui permasalahan yang mungkin terjadi dengan melihat peran penyuluh dalam melakukan bimbingan kepada kelompok tani. Masalah pokok yang ditemukan adalah “Bagaimana peran penyuluh pertanian dalam kinerja dan produksi kelompok tani padi sawah di Desa Sopu Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi dari persepsi petani terhadap penyuluh”. Tujuan penelitian ini pada intinya untuk mengetahui bagaimana peran penyuluh dalam memberikan bimbingan kepada petani dalam mempengaruhi kinerja dan produksi petani. Kegunaan penelitian ini diharapkan petani mengetahui mengenai peran penyuluh pertanian sebagai pemberi pengetahuan atau informasi-informasi yang dapat berguna dan bermanfaat bagi mereka. Sekaligus sebagai bahan perencanaan bagi seorang penyuluh dalam rangka meningkatkan perannya sebagai penyuluh.
Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe penelitian secara deskriptif, lokasi penelitian di Desa Sopu Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi dengan subjek penelitian ditentukan secara sengaja atau proposive yakni 40 informan yang terdiri dari (6 Kelompok Tani yaitu ketua dan Anggota Kelompok Tani) yang tentunya mengetahui tentang peran penyuluh dalam melakukan bimbingan terhadap kelompok tani. Metode pengumpulan data yakni dengan observasi dan wawancara mendalam untuk memperoleh data primer dan untuk data sekunder dilakukan dengan penelusuran atau studi pustaka.
Hasil dan pembahasan pada penelitian ini yaitu mengenai peran penyuluh pertanian dalam membimbing petani, adapun penyuluhan pertanian melalui perorangan dan kelompok dengan cara memberikan bimbingan pendampingan serta petunjuk mengenai pengetahuan serta informasi-informasi baru dengan tujuan kesejateraan petani. Adapun peran yang diberikan oleh penyuluh namun tidak terlalu berpengaruh di karenakan bebagai banyak kendalah yaitu penyuluh tidak turun langsung kelapangan dalam melakukan bimbingan serta kurangnya kunjungan yang dilakukan oleh penyuluh untuk mendampingi petani dan menurut persepsi petani mengapa penyuluh demikian dikarenakan jauhnya jarak dari tempat penyuluh ketempat penyuluhan dalam memberikan bimbingan, tidak ada kesunggu-sungguhan penyuluh untuk melaksanakan tugasnya ini dikarenakan tidak serempaknya petani dalam proses pengolahan lahan pertanian padi sawah sehingga meyulitkan penyuluh dalam memberikan bimbingan dan petani yang kurang ingin bekerjasama.
Tidak tersedia versi lain