Text
Analisis Biaya dan Pendapatan Petani Jagung di Kecamatan Ulubongka Kabupaten Tojo Una-una
ABSTRAK
MOH. IKRAM JAFAR C 101 12 045, Analisis Biaya dan Pendapatan Petani Jagung di Kecamatan Ulubongka Kabupaten Tojo Una-una, yang dibimbing oleh Armin Muis, S.E.,M.P. sebagai pembimbing I dan Nurnaningsih, S.E.,M.E. sebagai pembimbing II.
Penelitian ini pada hakekatnya mempunyai tujuan untuk menganalisis pengaruh faktor tenaga kerja, benih, pestisida dan pupuk terhadap produksi jagung dan menganalisis penggunaan biaya dan tingkat pendapatan petani jagung di Kecamatan Ulubongka Kabupaten Tojo Una-una. Metode penelitian ini bersifat eksplanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Alat analisis yang digunakan fungsi produksi Cobb-Douglass. Pada penelitian ini ditemukan bahwa (1) Keseluruhan produksi jagung yang diestimasikan memberikan hasil yang positif karena semua variabel independen yang diamati (tenaga kerja (X1), Benih (X2), Pestisida (X3) dan pupuk (X4)) berpengaruh terhadap hasil produksi jagung (Y). Ditemukan bahwa F hitung sebesar 5,415 adalah signifikan, karena p < 0,05. Dengan demikian, Ho yang menyatakan bahwa “tidak ada pengaruh tenaga kerja, benih, pestisida dan pupuk terhadap hasil produksi jagung, ditolak.” Hipotesis alternatif Ha yang menyatakan bahwa “adanya pengaruh tenaga kerja, benih, pestisida dan pupuk terhadap hasil produksi jagung, diterima.” (2) Ditemukan hasil analisis pendapatan rata-rata yang diperoleh petani jagung di Desa Borneang sebesar Rp. 2.294.954/Ha, petani jagung di Desa Bongka Makmur sebesar Rp.2.980.507/Ha, petani jagung di Desa Bonevoto sebesar Rp.3.101.955/Ha. Jumlah Pendapatan petani jagung di Desa Borneang, Desa Bongka Makmur dan Desa Bonevoto sebesar Rp. 8.377.416/Ha. (3) Pendapatan petani jagung menunjukan bahwa sebagian besar mempunyai pendapatan relatif kecil yaitu sebesar Rp. 698.118/bulan.
Kata Kunci: Biaya, Produksi dan Pendapatan
Tidak tersedia versi lain