Text
KAJIAN SOSIAL EKONOMI PELAKU SEKTOR INFORMAL (STUDI PADA WANITA PEDAGANG SAYUR DI PASAR MASOMBA PALU)
ABSTRAK
Ratri Prihatiningsih N. Usuli. C 101 10 118. “Kajian Sosial Ekonomi Pelaku Sektor Informal (Studi Pada Wanita Pedagang Sayur di Pasar Masomba Palu”. Dibimbing oleh Bapak H. Syamsuddin,dan Ibu Nurnaningsih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi wanita pedagang sayur di Pasar Masomba Palu. Metode yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini adalah deskriptif Kuantitatif, yakni untuk mengetahui dan menggambarkan Kondisi Sosial Ekonomi Wanita Pedagang Sayur di Pasar Masomba Palu. Dilihat dari segi kondisi sosial wanita pedagang sayur di pasar Masomba Palu memiliki tingkat pendidikan sangat rendah sebagian besar pendidikannya hanya lulusan Sekolah Dasar ( SD) yitu sebesar 37,5% berdasarkan presentase yang diperoleh, ini tidak memenuhi syarat dari standar pendidikan bagi masyarakat yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78 Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301); Pasal I, dari kondisi perumahan yang dimiliki oleh wanita pedagang sayur Masomba sebagian besar masuk dalam kategori perumahan sehat dan telah memenuhi standar Keputusan Menteri Kesehatan No 829/Menkes/SK/VII/1999. Jika dilihat segi ekonominya penghasilan dari wanita pedagang sayur diketahui hampir semuanya mencapai UMR provinsi Sulawesi Tengah sebesar Rp 1.500.000. Terdapat dua jalur distribusi dari ketujuh pelaku distributor di pasar Masomba Palu yaitu Distributor-pedagang-konsumen dan distributor-pedagang eceran-konsumen. Dilihat dari penghasilan yang diperoleh lebih tinggi penghasilan dari distributor-pedagang eceran-konsumen dikarenakan harga jual sayuran dari distributor langsung kekonsumen lebih murah jadi konsumen lebih memilih membeli langsung ke distributor. Berdasarka temuan yang diperoleh bahwa terdapat dua transaksi jalur kesepakatan perdagangan distributor dan pedagang eceran yaitu dengan cara tunai, dan kepercayaan atau jaminan jika dilihat dari penghasilan perbulannya sebagian besar penghasilan dari kesepakatan yang digunakan yaitu petani-tunai-eceran lebih tinggi dibandingkan dengan jalur kesepakatan petani-jaminan-eceran dikarenakan distributor dan para pedagang eceran tidak mendapatkan kerugian karna transaksi ini langsung membayar ketika transaksi berlangsung sementara untuk jaminan para distributor terkadang mengalami kerugian karna keuntungan mereka dapatkan tidak sebanding dengan sayuran yang diberikan dikarenakan pedagang eceran lupa membayar kembali sayuran yang diambil sebelumnya.
Kata Kunci: Kondisi Sosial Ekonomi, Wanita Pedagang Sayur.
Tidak tersedia versi lain