Text
Pengaruh Pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Terhadap Pendapatan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali (Studi kasus : Nasabah Bank BRI Unit Pehondaa).
ABSTRAK
Jemi Herianto Mowose, stambuk C 101 12 068 dalam judul Pengaruh Pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Terhadap Pendapatan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali (Studi kasus : Nasabah Bank BRI Unit Pehondaa) yang Dibimbing Oleh H. Arsyad Mardani pembimbing pertama dan H. Aris Muhammad pembimbing kedua.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan bersih rata-rata Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sebelum dan sesudah mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis penerimaan kotor, pendapatan bersih, profitabilitas usaha dan uji beda dua rata-rata ( Paired Sampel t-test). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata total penerimaan kotor UMK per minggu di Kecamatan Bungku Tengah sebelum menerima KUR sebesar Rp 2.498.788 dan setelah menerima KUR sebesar Rp Rp.4.728.787. Selisih antara rata-rata peneriman kotor sebelum dan setelah menerima KUR sebesar Rp.2.229.999 atau meningkat sebesar 89%. Pendapatan bersih rata-rata UMK di Kecamatan Bungku Tengah sebelum menerima KUR adalah Rp.1.153.685 dan setelah KUR sebesar Rp.2.275.932. Selisih antara rata-rata pendapatan bersih sebelum dan setelah menerima KUR sebesar Rp.1.122.247 atau meningkat sebesar 97%. Hasil uji beda dua rata-rata (Paired Sampel t-test) diproleh t-hitung sebesar 11,965 dan t-tabel sebesar 2,006. Nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (11,965 > 2,006) sehingga menolak H0 dan menerima Ha, dengan pengertian bahwa pendapatan UMK di Kecamatan Bungku Tengah berbeda secara nyata sebelum dan sesudah menerima KUR dengan kata lain bahwa pendapatan bersih rata-rata per minggu setelah menerima KUR lebih besar dibanding sebelum menerima KUR.
Tidak tersedia versi lain