Text
Analisis Pendapatan Petani Kemiri di Desa Alul Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan
ABSTRAK
Analisis Pendapatan Petani Kemiri di Desa Alul Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan (HESRONI BATUNEMO C.101 12 070)
Dibimbing Oleh : Dr. Erna Tenge., S.E., M.S. dan Bapak Dr. H. Armin Muis, S.E., M.P.
Sektor pertanian merupakan salah satu basis yang di harapkan dalam menunjang pertumbuhan ekonomi yang baik pada saat ini maupun masa akan datang. Oleh karena itu, sektor pertanian perlu di dukung dalam perkembangan-nya, agar sektor ini mempunyai peluang yang lebih besar dan yang sangat po-tensial untuk lebih dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui besar produksi petani kemiri di Desa Alul Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan (2) Mengetahui besar pendapatan petani kemiri di Desa Alul Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai kepulauan. (3) Mengetahui Pola atau sistem pemasaran buah Kemiri yang ada di Desa Alul Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan. Responden terdiri atas petani kemiri dan pedagang pengumpul. Pengambilan responden petani kemiri dilakukan dengan metode Sampling jenuh atau sensus dengan mengambil semua anggota populasi petani kemiri yang ada di Desa Alul. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Produksi rata-rata petani kemiri di Desa Alul cukup tinggi namun perlu penggunaan faktor produksi yang baik seperti halnya pemupukan sehingga dapat meningkatkan produksi mereka dengan cukup maksimal. 2) Pendapatan petani kemiri di Desa Alul masih rendah. Namun, hasil kemiri sangat berperan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga petani. 3) Saluran distribusi pemasaran kemiri di Desa Alul adalah saluran pemasaran yang bersifat tidak langsung yang terdiri dari dua saluran pemasaran. Dari kedua saluran tersebut, yang paling banyak digunakan adalah saluran yang pertama karena terdapat tiga pedagang pengumpul yang membeli hasil kemiri dibanding saluran kedua hanya terdapat dua pedagang pengumpul saja dengan harga pembelian kemiri yang sama kepada petani. Margin pemasaran pada saluran pertama pedagang pengumpul II memperoleh Margin Rp.300 dan pedagang besar memperoleh Rp. 200 jadi total margin pada saluran pertama sebesar Rp.500 dan margin pemasaran pada saluran kedua pedagang pengumpul memperoleh margin Rp. 500 dari pedagang besar jadi total margin pemasaran pada saluran kedua sebesar Rp. 500.
Kata Kunci : Produksi, Analisis Pendapatan, dan Analisis Pemasaran.
Tidak tersedia versi lain